Perkenalan Iblis
PERKENALAN IBLIS
Siapa yang
mengira semua akan jadi serumit ini, kebuntuan, ketidaktahuan,
ketidakberdayaan, kelalaian, bahkan kehampaan bisa kita lalui dengan gagah dan
itu selalu kubanggakan, sebelum dipecundangi ego. Langkah kaki sama maju
berubah saling hilang tuju.
Mau sampai
kapan mentuhankan sesuatu yang terus merampas hal berharga dan satu satunya
yang bisa dipertahankan hanyalah pertahanan itu sendiri ? mungkin memang benar
untuk mengenggam lebih banyak perlu melepaskan yang sedikit tapi setelah
semuanya kenapa itu aku.
Membohongi
otak kiri dengan khayalan yang berkamuflase sebagai pikiran positif,
mempercayakan semuanya pada jalannya padahal jalan yang dimaksud tidak pernah
benar benar ada.
Dalam peristirahatan
yang semakin melelahkan surat kesimpulan masuk begitu saja dalam kepala
menjelma sosok dingin yang gelap, penuh tekanan, hawa yang penuh dengan
itimidasi, tapi itu bukan dasar lautan! Orang orang menyebutnya kesepian aku
menganggapnya iblis.
Kau mengantarkanku
menujunya aku mengantarmu menujunya lalu saling meninggalkan di titik itu.
Arabirawa.
Comments
Post a Comment